Bekas cacar di wajah sering menjadi sumber kekhawatiran, terutama karena lokasinya yang terlihat jelas dan dapat memengaruhi rasa percaya diri. Setelah infeksi cacar selesai, banyak orang berharap kulit akan kembali seperti semula. Namun, pada kenyataannya bekas luka atau bopeng bisa menetap jika tidak ditangani dengan tepat.1
Kabar baiknya, ada berbagai cara menghilangkan bekas cacar yang bisa Anda lakukan, mulai dari perawatan sederhana di rumah hingga tindakan medis yang lebih spesifik. Dengan pendekatan yang tepat dan konsisten, tampilan kulit dapat diperbaiki secara signifikan.1
Bekas cacar terbentuk akibat kerusakan jaringan kulit saat tubuh melawan infeksi virus. Kondisi ini terjadi karena infeksi cacar dapat merusak lapisan kulit hingga bagian dermis. Ketika proses penyembuhan berlangsung, tubuh membentuk jaringan baru yang tidak selalu sama dengan jaringan sebelumnya. Inilah yang menyebabkan munculnya bekas luka, tampilannya berupa noda kehitaman (hiperpigmentasi) maupun cekungan pada permukaan kulit.2
Selain itu, luka cacar yang dalam atau sering digaruk berisiko meninggalkan bekas permanen serta dapat memicu perubahan warna kulit.3
Jenis bekas cacar umumnya berupa bekas luka atrofi (tampak cekung di permukaan kulit atau bopeng).
Untuk kasus ringan, beberapa metode alami dapat membantu memperbaiki tampilan bekas luka. Berikut adalah beberapa tips perawatan yang dapat dilakukan di rumah:
Kulit yang lembap akan mempercepat regenerasi sel. Anda bisa menggunakan pelembap ringan yang teruji non-komedogenik (tidak menyebabkan munculnya komedo) untuk membantu proses penyembuhan.3
Beberapa bahan alami diketahui membantu memperbaiki tekstur kulit seperti:
Namun, perlu diingat bahwa efektivitas bahan alami umumnya terbatas pada bekas luka yang ringan dan biasanya membutuhkan waktu lebih lama.3
Paparan sinar UV dapat memperparah hiperpigmentasi pada bekas luka. Oleh karena itu, penggunaan tabir surya setiap hari sangat penting dalam perawatan bekas luka.3
Jika bekas cacar cukup dalam atau tidak membaik dengan perawatan rumahan, Anda dapat mempertimbangkan tindakan medis dengan konsultasi ke dokter. Berikut adalah beberapa tindakan yang cukup sering direkomendasikan oleh dokter:
Prosedur ini menggunakan larutan kimia untuk mengangkat lapisan kulit terluar sehingga merangsang pertumbuhan kulit baru yang lebih halus.1
Teknik ini mengikis lapisan kulit mati secara mekanis. Selain itu, microdermabrasion dapat membantu memperbaiki tekstur bekas cacar secara bertahap.3
Laser CO2 digunakan untuk merangsang produksi kolagen dan memperbaiki jaringan kulit yang rusak. Terapi ini efektif untuk bekas luka yang lebih dalam.1
Prosedur ini menggunakan jarum kecil untuk merangsang produksi kolagen alami. Hasilnya, kulit menjadi lebih rata dan tekstur membaik.
Semua prosedur ini sebaiknya dikonsultasikan lebih dahulu dengan dokter spesialis kulit atau spesialis dermatovenereologi untuk memastikan keamanan, efektivitas dan pastinya kesesuaian dengan kondisi bekas luka Anda.3
Penggunaan salep penghilang bekas luka dapat menjadi pilihan praktis, terutama untuk bekas yang masih baru. Berikut adalah bahan aktif yang sering terkandung dalam salep penghilang bekas luka dan cara kerjanya:
Penggunaan rutin salep dapat membantu memperbaiki tampilan bekas luka, meski hasilnya bergantung pada kedalaman luka dan konsistensi pemakaian.
Agar hasil maksimal dan terhindar dari komplikasi, perhatikan beberapa hal berikut:
Perawatan yang tepat sejak awal akan sangat menentukan hasil akhir kondisi kulit Anda.
Sampai saat ini tidak ada metode instan yang dapat menghilangkan bekas luka sepenuhnya, tetapi dengan kombinasi perawatan yang tepat mudah-mudahan memberikan hasil yang signifikan. Mulai dari perawatan di rumah seperti menjaga kelembapan, menggunakan bahan alami, hingga mempertimbangkan tindakan medis, semua memiliki perannya masing-masing dalam proses pemulihan bekas luka.
Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, menghilangkan bekas cacar bukan lagi hal yang mustahil, dan kulit sehat yang Anda inginkan dapat kembali terwujud.
Artikel ini ditinjau oleh:
Tim Medical Combiphar
Referensi:
1. Pour Mohammad, A., & Ghassemi, M. (2021). Varicella-Zoster Scar Treatments: A Tertiary Review. Medical Journal of the Islamic Republic of Iran. https://doi.org/10.47176/mjiri.35.136
2. Osborn, C. O. (2018, January 23). What Treatments Fade or Remove Chickenpox Scars? Healthline; Healthline Media. https://www.healthline.com/health/chickenpox-scars#otc-treatments
3. Johnson, J. (2018, November 12). Best treatments for chickenpox scar removal. Medicalnewstoday.com; Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323651#prevention-tips
Bekas cacar di wajah memang dapat mengganggu penampilan dan membuat kita kurang percaya diri. Namun, dengan perawatan yang tepat sejak dini, tampilan bekas luka dapat membantu tersamarkan secara bertahap. Jangan lupa untuk menjaga kelembapan kulit, melindungi wajah dari paparan sinar matahari, serta menggunakan salep penghilang bekas luka yang mengandung bahan seperti Silicone Gel dan Allantoin untuk membantu proses regenerasi kulit. Asalkan dilakukan secara rutin dan konsisten, kulit wajah dapat terlihat lebih halus dan sehat. Yuk, mulai rawat bekas cacar dengan langkah yang tepat agar kulit kembali tampak lebih percaya diri!