Promo Spesial Produk Scar Gel dan Stretch Mark! Lihat Produk
Cara Menghilangkan Bekas Cacar pada Kulit Berdasarkan Jenisnya
Kulit Di Area Bekas Luka

Cara Menghilangkan Bekas Cacar pada Kulit Berdasarkan Jenisnya

5 Min Reading

Cacar air merupakan penyakit yang sangat mudah menular dan disebabkan oleh virus Varicella zoster. Meskipun umumnya dapat membaik seiring waktu, ruam cacar dapat berkembang menjadi bekas luka cekung permanen pada sebagian pasien. Kondisi ini dilaporkan terjadi pada hampir 18% pasien setelah infeksi, sehingga dapat menimbulkan masalah kosmetik jangka panjang dan memengaruhi kepercayaan diri.¹

Banyak orang mencari berbagai cara menghilangkan bekas cacar, mulai dari perawatan alami di rumah, penggunaan produk topikal, hingga prosedur medis yang dilakukan oleh dermatologis. Namun, tidak semua metode akan memberikan hasil yang sama karena efektivitasnya bergantung pada jenis bekas luka, tingkat keparahan, kondisi kulit, serta konsistensi perawatan. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengenali bentuk bekas cacar terlebih dahulu sebelum menentukan langkah yang paling tepat.2

Secara umum, bekas cacar dapat berupa bekas luka cekung atau yang lebih dikenal sebagai bopeng, hingga bekas yang menonjol atau hipertrofik/keloid ataupun normotrofik (rata dengan kulit sekitar).³ 

Masing-masing jenis bekas cacar ini memerlukan pendekatan berbeda agar perawatannya lebih sesuai dan tidak menimbulkan iritasi baru. Artikel ini akan membantu Anda memahami jenis bekas cacar dan pilihan cara menghilangkan bekas luka yang dapat disesuaikan dengan kondisi kulit.

Setiap Jenis Bekas Cacar Memerlukan Penanganan Berbeda

Bekas cacar umumnya muncul akibat kerusakan pada lapisan kulit saat infeksi berlangsung. Ketika luka tidak sembuh dengan optimal, misalnya karena digaruk, jaringan kulit yang sedang pulih dapat mengalami kerusakan dan meninggalkan bekas luka.²

Itulah sebabnya, cara menghilangkan bekas cacar tidak bisa disamakan untuk semua orang. Bekas cacar dapat memiliki bentuk yang berbeda, mulai dari bekas luka cekung atau bopeng, bekas luka yang rata dengan permukaan kulit sekitar, hingga bekas luka menonjol seperti hipertrofik.3 

Perbedaan bentuk bekas luka ini penting dikenali karena setiap jenisnya dapat membutuhkan pendekatan perawatan yang berbeda. Dengan mengenali jenis bekas luka yang muncul pasca cacar, Anda akan dapat memahami kapan cukup menggunakan obat menghilangkan bekas luka yang dijual bebas dan kapan perlu berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit. 

Jenis Tampilan Bekas Cacar

1. Bekas Luka Cekung atau Bopeng

Bekas cekung atau bopeng merupakan salah satu bentuk bekas cacar yang paling sering dikeluhkan. Ruam varicella dapat berkembang menjadi bekas luka cekung permanen pada sebagian pasien.¹

Jenis bekas ini terjadi ketika permukaan kulit tampak tidak rata atau membentuk lekukan kecil. Bekas luka cekung biasanya lebih sulit hilang hanya dengan perawatan rumahan karena sudah melibatkan perubahan tekstur kulit.

Beberapa prosedur medis yang biasanya direkomendasikan oleh dokter spesialis kulit untuk bekas luka cekung meliputi microneedling, chemical peeling, laser treatment, dermabrasion, microdermabrasion, filler, hingga punch excision. Namun untuk mengetahui mana yang tepat buat permasalahan bekas luka Anda, bisa dilakukan konsultasi lebih dahulu.

2. Bekas Luka Menonjol atau Hipertrofik

Selain bekas luka cekung, cacar juga dapat meninggalkan bekas luka yang menonjol atau hipertrofik. Bekas luka ini tampak lebih tinggi dibanding permukaan kulit di sekitarnya dan sama sekali berbeda dengan tampilan bopeng.³

Bekas menonjol dapat terjadi pada area tertentu, termasuk kulit kepala atau bagian tubuh lain. Karena karakternya berbeda, bekas luka jenis ini sebaiknya tidak diperlakukan sama dengan bekas luka cekung.³

Jika bekas luka menonjol terasa mengganggu, makin menebal, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter spesialis kulit. Dokter akan menilai apakah bekas luka tersebut termasuk bekas luka hipertrofik dan menentukan perawatan yang lebih sesuai.

Cara Menghilangkan Bekas Cacar Berdasarkan Jenisnya

Cara menghilangkan bekas cacar perlu disesuaikan dengan jenis bekas luka yang muncul. 

I.         Untuk jenis bekas luka cekung atau bopeng

    A.    Penggunaan bahan topikal seperti retinol dapat dipertimbangkan karena retinol dapat merangsang produksi kolagen. Retinol, sebagai turunan vitamin A juga dapat membantu memperbaiki tekstur kulit yang tidak rata secara bertahap. Dalam salah satu studi yang disebutkan Healthline, kombinasi terapi topikal dengan bahan aktif retinol dan asam glikolat menunjukkan perbaikan pada lebih dari 90% partisipan dengan bekas luka cekung.

    B.    Prosedur medis yang dilakukan oleh seorang dokter spesialis kulit juga dapat memberikan hasil yang baik dan bahkan lebih signifikan pada bekas cekung yang dalam atau menetap.

II. Untuk bekas menonjol

        Penggunaan krim biasa mungkin tidak cukup karena jenis bekas ini berkaitan dengan jaringan parut yang menebal. Bekas seperti ini sebaiknya diperiksa oleh dokter kulit, terutama bila tampak semakin menonjol atau mengganggu penampilan.

Kapan Penggunaan Obat Penghilang Bekas Luka Dianggap Sudah Cukup?

Tidak semua bekas cacar perlu langsung ditangani dengan prosedur medis, terutama bila bekasnya masih ringan, relatif baru, dan permukaan kulit masih tampak rata. Namun, bila bekas luka sudah mengubah tekstur kulit, seperti cekung dalam atau menonjol, perawatan topikal saja umumnya tidak cukup sehingga perlu pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter spesialis kulit. 

Produk topikal atau obat menghilangkan bekas luka dapat dipertimbangkan bila bekas cacar masih tergolong ringan, baru terbentuk, dan tidak disertai perubahan tekstur kulit yang jelas. Artinya, bekas luka tidak tampak cekung dalam, tidak menonjol, dan tidak semakin melebar atau menebal. 

Pada kondisi tersebut, perawatan topikal dapat menjadi langkah awal untuk membantu merawat kulit selama proses pemulihan. Beberapa bahan seperti retinol atau glycolic acid disebut dapat membantu memperbaiki tampilan bekas luka dengan mendukung pembaruan kulit dan produksi kolagen.4

Namun, penggunaannya tetap perlu dilakukan secara hati-hati karena tidak semua kulit dapat mentoleransi bahan aktif dengan baik. 

Produk topikal biasanya tidak cukup bila bekas cacar sudah berbentuk bopeng dalam atau bekas luka menonjol. Pada jenis bekas seperti ini, perubahan yang terjadi bukan hanya pada warna kulit, tetapi juga pada struktur jaringan kulit. Maka itu, perawatan medis seperti microneedling, chemical peeling, laser, filler, dermabrasion, atau punch excision mungkin lebih sesuai setelah pemeriksaan dokter spesialis kulit.4

Jadi, produk topikal dapat digunakan sebagai langkah awal bila bekas cacar masih ringan dan permukaan kulit relatif rata. Jika bekas tampak cekung dalam, atau justru menonjol, sudah menetap lama, atau tidak menunjukkan perbaikan dengan perawatan rutin, sebaiknya konsultasikan dengan dokter spesialis kulit untuk menentukan terapi yang lebih tepat.  

Kapan Harus ke Dokter Spesialis Kulit?

Bekas cacar dapat berkembang menjadi cekungan permanen pada kulit dan menimbulkan masalah penampilan dalam jangka panjang. Jika bekas tersebut tampak dalam atau cukup luas sehingga memerlukan perawatan khusus, konsultasikan dengan dokter spesialis kulit untuk menentukan pilihan tindakan yang sesuai.1 

Pada bekas luka tertentu, dokter mungkin menyarankan kombinasi beberapa prosedur agar hasilnya lebih optimal. Pemilihan tindakan biasanya bergantung pada kedalaman bekas luka, luas area, jenis kulit, dan respons kulit terhadap perawatan sebelumnya.

Kunci utama dalam mengatasi bekas cacar adalah konsistensi, kesabaran, dan pemilihan metode terapi yang sesuai dengan jenis bekas lukanya. Jika bekas luka tidak membaik dengan perawatan sendiri, tampak dalam, atau justru menonjol, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit agar mendapatkan rekomendasi perawatan yang aman dan efektif.


Artikel ini ditinjau oleh:

Tim Medical Combiphar


Referensi:

  1. Pour Mohammad, A., & Ghassemi, M. (2021). Varicella-Zoster Scar Treatments: A Tertiary Review. Medical Journal of the Islamic Republic of Iran. https://doi.org/10.47176/mjiri.35.136 

  2. Johnson, J. (2018, November 12). Best treatments for chickenpox scar removal. Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323651 

  3. Bonifazi, E. (2019). Hypertrophic varicella scars of the scalp. European Journal of Pediatric Dermatology, 29(2), 118–118. https://doi.org/10.26326/2281-9649.29.2.1987 

  4. Osborn, C. O. (2018, January 23). What Treatments Fade or Remove Chickenpox Scars? Healthline. https://www.healthline.com/health/chickenpox-scars#professional-treatments 

Mederma® Advanced Gel

Mederma® Advanced Gel

Beli di Sini

Summary

Bekas cacar tidak selalu memiliki bentuk yang sama, sehingga cara mengatasinya pun perlu disesuaikan dengan jenis bekas luka yang muncul. Mengenali apakah bekas cacar berupa bopeng, bekas yang rata, atau bekas yang menonjol dapat membantu Anda memilih perawatan yang tepat. Untuk membantu menyamarkan bekas luka, gunakan gel bekas luka yang mengandung Cepalin dan Allantoin secara rutin sesuai petunjuk penggunaan. Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, tampilan bekas luka dapat memudar secara bertahap. Yuk, mulai rawat bekas cacar sejak dini agar kulit kembali tampak lebih halus dan sehat!

Artikel Lainnya

Cara Menghilangkan Bekas Cacar pada Kulit Berdasarkan Jenisnya

Cara Menghilangkan Bekas Cacar pada Kulit Berdasarkan Jenisnya

29 / 07 / 2026
5 min reading
Baca selengkapnya
Cara Mengurangi Risiko Bekas Luka Agar Tidak Menghitam

Cara Mengurangi Risiko Bekas Luka Agar Tidak Menghitam

03 / 07 / 2026
5 min reading
Baca selengkapnya
Perawatan Bekas Luka Agar Cepat Pudar

Perawatan Bekas Luka Agar Cepat Pudar

23 / 06 / 2026
5 min reading
Baca selengkapnya